Rabu, 06 Oktober 2010

Menggabungkan PDF file menggunakan Ghostscript

Ghostscript adalah paket aplikasi yang digunakan untuk melihat dan mencetak document Postscript dan PDF kedalam bentuk bentuk format lain atau melakukan konversi file Postscript dan PDF menjadi format lainnya.

Dalam system operasi Linux ghostscript sangat akrab penggunaannya, tetapi banyak yang belum mengetahuinya bahwa ghostscript dapat digunakan sebagai alat yang ampuh untuk menggabungkan beberapa files PDF.

Dengan perintah berikut (yang sederhana) kita dapat menggabungkan beberapa dokument pdf menjadi satu document pdf.

gs -dBATCH -dNOPAUSE -q -sDEVICE=pdfwrite -sOutputFile=toplinux.pdf fedora.pdf ubuntu.pdf debian.pdf

Berikut penjalasan dari penggunaan perintah diatas

  • gs : memulai ghostscript program
  • -dBATCH : option pada Ghostscript untuk memproses PDF file merupakan opsi untuk keluar dari proses. Tanpa opsi ini maka ghostscript akan terus berjalan.
  • -dNOPAUSE : memberikan perintah ghostscript setiap halaman tanpa melakukan pause/berhenti untuk berinteraksi dan pengguna
  • -q : mode quite, atau memberhentikan pesan saat proses ghostscript berjalan
  • -sDEVICE=pdfwrite : Ghostscript akan menggunakan PDF-Writer bawaan untuk melakukan proses files
  • -sOutputFile=finished.pdf : memberikan nama file keluaran dalam contoh ini diberi nama “toplinux.pdf”
  • Selanjutnya diikuti dengan nama file yang akan digabungkan , yang masing-masing dipisahkan dengan tanda spasi. Pada contoh diatas kita menggabungkan file fedora.pdf, ubuntu.pdf dan debian.pdf

Kita juga dapat menambahkan opsi lain saat penggabungan seperti seperti melakukan enkripsi dan membuat dokumen cocok untuk kebutuhan e-book. (Semuanya dapat dilihat pada manual ghostscript) atau cukup dengan mengeksekusi perintah : man gs


Contoh membuat pdf dalam format e-book dan resolusi 300 dpi, dengan ukuran kertas letter

gs -dBATCH -dNOPAUSE -q -sDEVICE=pdfwrite -r300x300 -sPAPERSIZE=letter -dPDFSETTINGS=/ebook -sOutputFile=toplinux.pdf fedora.pdf ubuntu.pdf debian.pdf

Keuntungan Ghostscript karena sudah merupakan bagian standar dari berbagai distribusi GNU-Linux. Jadi anda tidak perlu khawatir dengan bagaiman bisa mendapatkan, cukup memiliki komputer Linux dan melakukan installasi dari repository. Beberapa distro sudah secara default menyertakannya saat instalasi. Ghostscript juga tersedia untuk komputer yang berbasis system operasi proprietary.

Kekurangannya adalah potensi menghasilkan ukuran yang besar karena keterbatasan dari segi kompresi, selain itu bagi beberapa orang menulis perintah script dalam bentuk panjang seringkali mengesalkan :-), … walaupun ini adalah cara paling sederhana dan cepat.

Referensi : archive www.linux.com, hasil oprekan hersam


Kamis, 30 September 2010

Membuat rekaman video menggunakan dvgrab dan ffmpeg

  1. Definisi
  • FFmpeg adalah solusi lengkap cross-platform untuk merekam, mengubah dan streaming audio dan video. Sudah tercakup didalamnya libavcodec – library yang terkenal dengan kelengkapannya untuk audio / video dan codec.

  • dvgrab adalah sebuah program yang menangkap video DV dan data audio dari digital camcorder melalui link IEEE1394. (IEEE1394 juga dikenal dengan berbagai merek dagang FireWire, i.Link, atau Lynx). Data DV. disimpan di satu atau beberapa file dan kemudian dapat diproses oleh software video editing. dvgrab kontrol dapat meremote camcorder tetapi tidak menampilkan video pada layar atau bersifat text base.

  1. Installasi Program

Program dvgrab dan ffmpeg sudah tersedia pada repository Debian, Ubuntu, Fedora secara lengkap jadi proses instalasi dapat dilakukan via synaptic manager atau yum.

  • Untuk Ubuntu/Linux Mint/Blankon atau keluarga sejenis

    • apt-get install ffmpeg dvrab

    bisa saja kita mencoba menginstall kdenlive maka kedua paket diatas adalah dependensi file yang akan diinstall dari paket ini. (tentu konsekuensinya file instalasi akan lebih besar)

    • apt-get install kdenlive

  • Untuk Fedora

    • yum install ffmpeg dvgrab

      atau

    • yum install kdenlive

III. Penggunaan

A. Test dvgrab

  1. Pastikan kita memiliki kamera yang memiliki output dan keluaran dv atau firewire
  2. Koneksikan kabel dan komputer/notebook dengan dv kabel
  3. Nyalakan kamera dan pastikan setting dv/in-out pada kamera dinyatakan aktif. Secara default pada kamera statusnya adalah aktif atau auto.
  4. Buka terminal dan jalankan perintah berikut
    • dvgrab -format raw test.dv

      Command diatas berarti dvgrab akan membuat raw file dv (berukuran besar) dengan nama test.dv pada direktori aktif

    • Tekan ctrl-c untuk mematikan perekaman dvgrab

    • Coba check pada direktori apakah terdapat file test.dv

    • Jalankan file tersebut dengan mplayer atau vlc-player

      • mplayer test.dv

    • Jika film hasil rekaman dapat diputar maka proses rekaman berhasil

B. Menggabungan dvgrab dan ffmpeg

Karena ukuran yang besar file dv yang besar maka diinginkan untuk membuat format output tidak dalam dv tetapi menggunakan format untuk vcd/svcd atau bisa juga mp4 atau flv.

Prinsipnya adalah melakukan piping "|" dvgrab langsung ke ffmpeg, atau hasil keluaran dv dari dvgrab langsung diproses menjadi jenis keluaran file yang diinginkan.

dvgrab -format dv1 - | ffmpeg -f dv -i - -target ntsc-vcd test.mpg

Perintah diatas menghasilkan file berformat vcd ntsc dengan nama file test.mpg.

Ukuran file untuk waktu rekaman yang sama akan jauh lebih kecil dari format raw dv.

Selanjutnya dapat dikembangkan dengan membuat file keluaran yang berbentuk flash video, (flv) yang tentunya memiliki compresi dan ukuran lebih kecil dan siap untuk di upload di website.

dvgrab -format dv1 - | ffmpeg -deinterlace -f dv -i - -f flv -vcodec flv -s 480x270 -aspect 16:9 -qscale 3.5 -acodec libmp3lame -ab 32k -ar 22050 testing.flv

Prinsip utama yang coba dijelaskan diatas adalah menggabungkan dua perintah dimana keluaran dari perintah yang pertama di kirim ke perintah kedua untuk diproses selanjutnya atau dikenal dengan istilah piping atau "|".

Sederhana kan, … itulah Linux.


Next topik : Capture secara grafis dan pengolahan video

Selasa, 28 September 2010

Apa itu Linux?

Linux adalah system operasi berkinerja tinggi,yaitu sistem operasi yang mirip UNIX.

Sebuah sistem operasi adalah perangkat lunak utama yang beroperasi pada komputer. Tanpa sistem operasi kita tidak dapat mengoperasikan perangkat komputer lainnya dan menjalankan berbagai aplikasi perangkat lunak (software) seperti membuat document, chatting, internet browsing, bermain game dsb.

UNIX pada awalnya dikembangkan oleh Ken Thompson di Bell Labs,peneliti legendaris dari AT & T (perusahaan besar telekomunikasi di Amerika) tahun 1969 dan mengalami peningkatan secara substansial di University of California di Berkeley (UCB) selama tahun 1970-an dan 1980-an. Banyak varian yang kemudian dikembangkan, dan mereka secara kolektif disebut sebagai sistem operasi mirip Unix. Sistem operasi mirip Unix yang secara luas dianggap sebagai sistem operasi terbaik yang pernah dibuat dalam beberapa persyaratan, termasuk stabilitas, keamanan, fleksibilitas, skalabilitas dan elegan,

Linux dimulai tahun 1991 oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa di University of Helsinki di Finlandia, karena ketidakpuasan dengan MS-DOS dan keinginannya untuk mendapatkan versi UNIX bebas untuk komputer barunya . Linux kemudian berkembang cepat menjadi proyek global beranggotakan programmer dari seluruh dunia yang berpartisipasi dalam mengembangkannya melalui Internet. Kinerja Linux terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan yang cepat dalam penggunaannya di seluruh dunia baik oleh individu, perusahaan, lembaga pendidikan dan pemerintah.

Keunggulan Linux daripada yang lain seperti Unix-sistem operasi dalam beberapa hal. Satu adalah bahwa ia benar-benar “bebas” (boleh dibaca gratis) sangat kontras dengan biaya kepemilikan yang mahal (komersial) versi UNIX.

Bebas dalam hal ini berarti

    1. Bebas dalam arti dapat diperoleh oleh siapa pun tanpa biaya
    2. Bebas dalam arti bahwa siapa pun yang diizinkan untuk menggunakannya untuk tujuan apapun (termasuk membuat sebagai banyak salinan yang diinginkan untuk penggunaan pribadi atau bisnis, digunakan pada sejumlah komputer, modifikasi dengan cara apapun yang dikehendaki, memberikan salinan dari versi asli atau diubah, dan bahkan menjual salinan tersebut untuk keuntungan!).
    3. Dalam hal ini Perangkat lunak yang bebas dari semua tinjauan, disebut sebagai perangkat lunak bebas atau perangkat lunak open source.

Kebebasan ini dimungkinkan karena Linux dirilis di bawah GNU General Public License (GPL). Proyek GNU dimulai oleh Richard Stallman pada tahun 1983 dengan tujuan untuk mengembangkan system yang berkinerja baik, benar-benar bebas, serta sistem operasi mirip Unix. Pada akhirnya nama paling sesuai untuk Linux adalah GNU / Linux.

Keuntungan lain dari Linux adalah dapat beroperasi pada berbagai perangkat keras secara luas dibandingkan dengan sistem operasi yang lain. Linux dapat dijalankan pada komputer notebook, komputer desktop, workstation, mainframes, superkomputer, perangkat genggam, ponsel (Android berbasis Linux), mesin permainan, robot industri dan bahkan jam tangan!

Fakta yang ditemukan bahwa Microsoft Windows masih merupakan system operasi yang paling banyak digunakan sebagai sistem operasi komputer (dibeli ataupun dibajak) . Namun, Linux juga menawarkan beberapa keunggulan penting atas mereka, dan faktanya perkembangan Linux sangan cepat.

Hal tersebut karena faktanya linux memiliki keuntungan-keuntungan sebagai beriku

    1. bebas,
    2. system yang sangat stabil (misalnya, jarang crash),
    3. sangat resisten terhadap virus komputer, spyware dan malware lainnya,
    4. berkualitas tinggi dan bukan “kacangan”, menyediakan banyak program yang benar-benar program aplikasi gratis
    5. dapat dijalankan pada komputer lama yang tidak dapat mengakomodasi versi terbaru dari Microsoft Windows :-D.

Referensi

The Linux Information Project. http://www.linfo.org

Selasa, 27 Januari 2009

Linux yang Menyenangkan

Bicara Linux seolah tidak ada habisnya, bisa banyak arti yang diterjemahkan dari satu kata Linux.
Beberapa orang menggambarkan sebagai gerakan para hacker, atau system tidak terkenal, atau satu saat pada dalam sebuah kesempatan resmi malah dianggap sebuah system (maaf) "komunis".
Kata-kata terlontar dari seorang teman yang memang besar di negara yang sekarang dipimpin oleh anak Menteng Dalam, begitu tajam dan memang membuat telinga dan hati terasa linu

Tentunya itu tetap tidak menyurutkan semangat berlinux-ria, perkembangan Linux yang sangat menggembirakan hingga hari ini memberikan kepastian bahwa kata-kata diatas lebih dari sekedar angin lalu.
Linux adalah Linux yang menyenangkan.


... bersambung

dari Kabil
Kawan SAM

Selasa, 17 Juni 2008

Gerakan Linux Open Source untuk Rakyat

GELORA-BATAM

Akhirnya saya coba untuk menulis di Blog ini, … setelah mencari sarana pembagi informasi pilihan akhirnya jatuh ke Web Blog.

Lalu kenapa dimulai dengan Gelora, … singkat saja itu bagian dari semangat. Semangat untuk tidak berhenti menularkan apa yang baik, apa yang tidak bertentangan dengan nilai etika yg ada. Singkatnya biar semangat tersebut tetap ber-gelora, maka ber gelora lah untuk meneriakannya.

Gerakan Linux OpenSource untuk Rakyat adalah gerakan propaganda dengan aksi nyata tentang system alternatif pada penggunaan “komputer” atau dunia “IT (kerennya)” .

Alternatif berarti memberikan system yang bisa menjawab pernyataan tentang pemikiran opsi tunggal system yang yang seolah-olah menawarkan ”kamu tidak bisa”, tanpa system ini “kamu tidak di support” tanpa system tunggal ini.

Gerakan Linux dan Open Source untuk Rakyat, adalah gerakan untuk rakyat cerdas dan beretika, … karena sesuai iklan “Hari geennee maseeh pake bajakan … ?”, solusinya … cuman beli ? if you have duit … , padahal bengsin (slank anak Bandung) baru naek or …. ????

Ini dia solusinya ber Gelora saja, ber Gegap Gempita with Linux (GGWL),

Saya kehabisan kata dan capai mengetik.

Sambungan … menyusul

SALAM DARI KABIL

Kawan SAM